Aji Rawarontek – Ilmu Kebal Para Pejuang Kemerdekaan

aji rawarontek

Aji Rawarontek merupakan ilmu kanuragan atau ilmu kebal dimana sang pemiliknya hidup abadi atau tidak bisa mati. Aji Rawarontek disebut juga ilmu keabadian. Banyak dari kita mengenal Aji Rawarontek dari kisah si Pitung atau dalam serial TV Angling Dharma.

Ajian Rawarontek ini konon banyak digunakan oleh para pendekar dan jawara dari tanah jawa dulu unutk memperkuat tubuhnya. Selain digunakan sebagai ilmu beladiri, Rawarontek juga banyak digunakan oleh para pejuang kemerdekaan kala itu.

Menurut cerita mbah saya, banyak pejuang kemerdekaan yang menguasai Ilmu Rawarontek untuk melawan tentara Belanda. Ilmu ini digunakan sebagai perlindungan dari setiap serangan ketika melawan penjajah.

Pejuang kemerdekaan yang terkenal menguasai Aji Rawarontek ini salah satunya adalah Si Pitung, seorang pendekar asal Betawi. Si Pitung dikenal sebagai seorang yang sakti mandraguna saat melawan Belanda. Si pitung ini konon memiliki ilmu kebal yang membuatnya tidak mempan ditembak. Kesaktian inilah yang dipercaya diperoleh Si pitung dari menguasai ajian Rawarontek. Kabarnya tokoh betawi ini tak bisa karena memiliki Ajian Rawarontek.

Masih bingung seperti apa sebenarnya Aji rawarontek itu? Mari kita mengenal Aji Rawarontek lebih dalam sebagai ilmu kanuragan yang membuat pemiliknya abadi.

Aji Rawarontek sebagai Ilmu Keabadian

Sebagai salah satu ajian kuno yang melegenda, Rawarontek mampu memberikan kesaktian yang luar biasa. Pemiliki Ajian Rawarontek tak akan bisa dibunuh dengan cara apapun. Orang yang menguasai Rawarontek masih bisa bangkit meski kepalanya telah dipenggal atau dikubur. Apabila anggota tubuh dipotong, potongan tubuh itu akan menyatu kembali seperti semula. Dan bila mendapatkan luga dari tebasan pedang, bacokan, atau tembakan, luka dengan sekejap akan sembuh. Sehingga dengan menguasai Rawarontek dijamin tidak bisa mati hingga hari kiamat tiba, dengan kata lain hidup abadi.

Kesaktian ini berkaitan dengan sifat penyembuhannya yang dahsyat yang diperoleh pemilik Ajian Rawarontek. Pemilik ajian ini dapat menyembuhkan diri mereka dengan sekejap dari jenis luka apapun. Tidak hanya luka luar seperti dibacok, dipukul, atau ditembak. Namun juga luka dalam seperti penyakit, racun, hingga santet atau guna-guna. Kemampuan penyembuhan inilah yang membuat pemilik Ajian Rawaraontek sangat susah dibunuh meski diserang bertubi-tubi hingga tubuhnya dipotong-potong.

Namun dengan kekuatan luar biasa yang ditawarkan, ajian Rawarontek juga memilik syarat dan tumbal balik yang luar biasa.

Syarat  Menguasai Aji Rawarontek

Dengan kesakatian yang didapatkan, maka syarat yang harus dilakukan juga tergolong berat untuk memperoleh Ajian Rawarontek ini.

Untuk dapat menguasai ilmu ini harus melakukan tirakat panjang yang cukup berat dan juga menghafalkan beberapa mantra yang cukup panjang. Mantra-mantra ini harus dilafalkan sebanyak ribuan kali setiap malam selama berbulan-bulan sampai Ajian Rawarontek diperolh. Selama melakukan tirakat ini juga harus berpuasa semala tujuh bulan yang dilanjut dengan puasa mutih selama 40 hari berturut-turut. Apabila semua hal ini dilakukan dengan baik dan tanpa terlewatkan,  maka Ajian Rawarontek bisa diperoleh.

Timbal Balik Kedahsayatan Aji Rawarontek

Memperoleh kesaktian yang begitu menakjubkan, membuat ilmu ini memilki tumbal balik yang luar biasa pula pada pemiliknya. Seseorang yang menguasa Aji Rawarontek harus menanggung semacam tumbal balik atas kemampuan yang dimiliknya. Timbal baliknya merupakan kutukan yang mengerikan.

Kutukan ini datang ketika pemilik ajian ini telah dikalahkan dan mati. Kutukan ini berupa penyusutan tubuh menjadi kecil dan mengering layaknya jenglot. Wujud jenglot inilah yang dipercaa merupakan wujud akhir dari pemilik Ajian Rawarontek yan gtelah dikalahkan dan menerima kutukan.

Seperti apa cara mengalahkan orang yang menguasai Aji Rawarontek?

Cara Mengalahkan Pemilik Aji Rawarontek

Meski memiliki penyembuhan yang mengagumkan dan kesaktiannya membuat pemiliknya abadi, seorang pengguna Aji Rawarontek tetap bisa dikalahkan. Bagaimana caranya?

Ada sebuah cara untuk mengalahkan pemilik Aji Rawarontek menurut orang jaman dahulu. Konon sumber kekuaan ilmu ini pada dasarnya terletak di Tanah. Jadi untuk dapat mengalahkan pengguna Rawarontek harus membuat penggunanya tidak menyentuh tanah. Biasanya dapat dilakukan dengan menggantung pengguna Ajian Rawarontek hingga mati. Karena tidak lagi menyentuh tanah, kemampuannya pun berangsur-angsur berkurang  dan lenyap, sehingga dapat diserang dan dibunuh.

Mengetahui hal itu, banyak dari pengguna Aji Rawarontek melatih ilmu kanuragan lainnya seperti Ilmu Sapu Angin, untuk menghindar dan melarikan bila hal itu akan terjadi.

Aji Rawarontek dapat diwariskan

Layaknya ilmu kanuragan lainnya, orang yang menguasai Ilmu bisa mewariskannya kepada orang lain. Ketika ilmu ini diwariskan ke orang lain, maka kemapuan dan keabadian pemilik sebelumnya akan lenyap sehingga tidak lagi menjadi sakti, dan dapat dilukai lagi seperti manusia biasa.

Biasanya pemilik ilmu Rawarontek akan mewariskan ilmunya ketika ingin mengakhiri hidupnya, atau merasa perlu mewariskannya karena ada orang lain yang lebih membutuhkan dan mumpuni untuk diwariskan.

Itulah penjelasan tentang Aji Rawarontek yang begitu melegenda. Banyak cerita mengatakan bahwa ilmu ini masih ada hingga sekarang dan masih banyak dimiliki orang hingga saat ini.

Share artikel ini bila artikel ini bermanfaat

107 total views, 2 views today

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :