11 Amalan Penyempurna Ibadah di Bulan Ramadhan

Bulan Ramadhan merupakan kesempatan besar kita para umat muslim untuk meraih berkah sebanyak-banyaknya serta mendapat ampunan atas dosa-dosa kita di masa lalu. Oleh karena itulah setiap umat muslim diseluruh dunia berlomba-lomba untuk mendapatkan pahala semaksimal mungkin dalam menyempurnakan bulan penuh rahmat ini.

Selain puasa wajib, untuk menyempurnakan bulan Ramadhan kita bisa mengisi waktu dengan berbagai amalan yang mengantarkan kita menuju derajat taqwa yang lebih mulia. Amalan-amalan itu antara lain :

1. Mengkhatamkan Al-Qur’an

Bulan Ramadhan adalah bulan Al Qur’an. Di bulan ini Al Qur’an diturunkan sebagai kitab yang menerangkan untuk seluruh umat muslim. Berisi tentang semua ilmu dan pengetahuan serta menjadi penunjuk jalan kehidupan sekaligus sebagai norma untuk berpijak.

“Bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) al-Qur-an sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang haq dan yang bathil)…” [al-Baqarah/2: 185]

“Sesungguhnya telah datang kepada kalian cahaya dari Allah, dan Kitab yang menerangkan. Dengan Kitab itulah Allah menunjuki orang-orang yang mengikuti keridhaan-Nya ke jalan keselamatan, dan (dengan Kitab itu pula) Allah mengeluarkan orang-orang itu dari keadaan gelap gulita kepada cahaya yang terang benderang dengan seizin-Nya, dan menunjuki mereka ke jalan yang lurus.” [al-Maa-idah/5: 15-16]

Dengan diturunkannya Al Quran pada bulan Ramadhan, Al Qur’an selalu menjadi satu kesatuan dengan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Oleh karena itu, sibukkanlah diri kalian dengan membaca kitab suci Al Quran selama bulan Ramadhan karena nabi Muhammad SAW bersabda

“Sebaik-baik kalian adalah orang yang mempelajari al-Qur-an dan mengajarkannya…”

Imam Az-Zuhri berkata, “Apabila datang Ramadhan, maka kegiatan utama kita selain berpuasa adalah membaca Al-Qur’an.” Bacalah dengan tajwid yang baik dan tadabburi, pahami, dan amalkan isinya. Insya Allah, kita akan menjadi insan yang berkah.

2. Shalat Tarawih

Sebagian besar umat muslim rajin mengerjakan shalat tarawih di awal bulan Ramadhan saja, dan mulai meninggalkannya ketika melewati minggu kedua. Buanglah kebiasaan ini, dan sempurnakanlah shalat tarawih Anda dari hari pertama hingga hari terakhir bulan Ramadhan.
“Dari Abu Hurairah r.a. (diriwayatkan bahwa) ia berkata: Rasulullah saw menganjurkan (shalat) qiyami Ramadhan kepada mereka (para shahabat), tanpa perintah wajib. Beliau bersabda: Barangsiapa mengerjakan (shalat) qiyami Ramadhan karena iman dan mengharap pahala, niscaya diampuni dosanya yang telah lalu.” [HR. Al-Bukhari dan Muslim].

3. Menyegerakan Berbuka Puasa

Menyegerakan berbuka akan mendatangkan kebaikan.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Manusia akan senantiasa berada dalam kebaikan selama mereka menyegerakan berbuka.” (HR. Bukhari no. 1957 dan Muslim no. 1098)

4. Melaksanakan Makan Sahur

Meskipun melaksanakan sahur hukumnya sunnah, tetaplah berusaha untuk bisa melaksanakan sahur Anda sebelum imsyak meski kantuk dan lelah memberatkan Anda.

“Makan sahurlah karena sesungguhnya pada sahur itu terdapat berkah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Memberi makan untuk berbuka.

Jika kita diberi kelebihan rizki oleh Allah, manfaatkan waktu Ramadhan untuk banyak-banyak bersedekah, di antaranya adalah dengan memberi makan berbuka karena pahalanya yang amat besar.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
“Siapa memberi makan orang yang berpuasa, maka baginya pahala seperti orang yang berpuasa tersebut, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa itu sedikit pun juga.” (HR. Tirmidzi no. 807, Ibnu Majah no. 1746, dan Ahmad 5/192, hasan shahih)

6. I’tikaf

Dari Aisyah, istri Nabi Shalallahu ‘Alaihi Wassalam, ia berkata, “Adalah Nabi biasa I’tikaf pada sepuluh hari terakhir di bulan Ramadhan, sampai beliau wafat kemudian istri-istri beliau melaksanakan I’tikaf sepeniggalannya.” (HR Bukhari, Ahmad, dan Baihaqy).

Inilah amaliyah ramadhan yang selalu dilakukan Rasulullah saw. I’tikaf adalah berdiam diri di niat masjid dengan beribadah kepada Allah SWT. Abu Sa’id Al-khudri meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW pernah beri’tikaf pada awal Ramadhan, pertengahan Ramadhan, dan paling sering di 10 hari terakhir bulan Ramadhan.

Sayangnya, ibadah ini dianggap berat oleh kebanyakan orang Islam, jadi sedikit yang mengamalkannya. Hal ini dikomentari oleh Imam Az-Zuhri, “Aneh benar keadaan orang Islam, mereka meninggalkan i’tikaf padahal Rasulullah tidak pernah meninggalkannya sejak beliau datang ke Madinah sampai beliau wafat.”

7. Memperbanyak doa dan dzikir

Bulan Ramadhan merupaka bulan dimana doa-doa kita bisa mencapai lebih cepat kepada Allah. Dalam kitab Durrul Mantsur ada sebuah riwayat dari Aisyah Ra. bahwa apabila ramadhan tiba, berubahlah wajah Rasulullah SAW. Beliau akan menambah shalatnya, lebih merendahkan diri dalam doa-doanya, dan lebih nampak rasa takutnya kepada Allah SWT
Dalam satu riwayat diberitahukan bahwa di bulan ramadhan Allah SWT. memerintahkan para malaikat pemikul Arsy, “Tinggalkanlah ibadah kalian masing-masing dan amin-kanlah doa orang yang berpuasa.”

8. Membayar Zakat dan Memperbanyak Sedekah

Rasulullah Saw. bersabda: “Sebaik-baik sedekah adalah sedekah pada bulan Ramadhan” (HR. Tirmizi).

Dengan bersedekah tidaklah berkurang harta Anda, namun malah akan dilebihkan.

Zakat fitrah wajib dibayarkan sebelum hari Ramadhan berakhir oleh umat Islam, baik lelaki-perempuan, dewasa maupun anak-anak. Tujuannya untuk mensucikan orang yang melaksanakan puasa dan menyempurnakan ibadah Anda dibulan Ramadhan selain untuk membantu fakir miskin.

9. Meraih Malam Lailatul Qadar

“Allah memiliki di bulan Ramadhan suatu malam yang lebih baik dibandingkan 1000 bulan. Barang siapa yang dihalangi (dari kebaikannya), maka ia akan dihalangi (dari kebaikan)”. [HR. An-Nasa’iy dalam Al-Mujtaba (2106), dan Ahmad dalam Al-Musnad (7148). Hadits ini dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih At-Targhib) (999)]

Dari Aisyah. Ia berkata, “Saya bertanya, Wahai Rasulullah, bagaimana jika saya dapat mengetahui malam qadar itu, apakah yang sebaiknya kita ucapkan di malam itu?” jawab beliau, “ucapkanlah olehmu: ya Allah, sesungguhnya engkau pengampun, suka mengampuni kesalahan, maka ampunilah kesalahanku.” (Muttafaq Alaih)

Pada malam Lailatul Qadar, para malaikat yang membawa rahmat turun ke bumi termasuk malaikat jibril. Ini mengindikasikan bahwa Lailatul Qadar benar-benar malam penuh keberkahan.

Datangnya malam ini adalah rahasia Allah, namun dalam Hadis riwayat muslim menyebutkan

“Rasulullah SAW sangat bersungguh-sungguh pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, melebihi kesungguhan beliau di waktu lainnya.” (HR. Muslim)

Adapun tanda-tanda akan datangnya malam Lailatul Qadar ini, antara lain :

  1. Matahari terbit dalam keadaan jernih, teduh, seperti tidak ada sinar. Dari Abi bin Ka’ab bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Subuh hari dari malam lailatul qadar
  2. Dimalam Lailatul Qadar, udara tidaklah dingin, tidak berawan, tidak panas, dan tidak ada badai
  3. Malaikat akan menurunkan ketenangan sehingga manusia bisa merasakan ketenangan tersebut dan merasakan kekhyusukan dalam beribadah, yang tidak didapatkan pada hari-hari yang lain.
  4. Manusia bisa melihat malam Laitalul Qadar dalam mimpinya seperti yang terjadi pada sebagian sahabat Rasulullah SAW

10. Umroh

Jika Anda punya rezeki cukup, saya sarankan untuk pergi umroh di bulan Ramadhan, Karena pahalanya akan berlipat ganda.
Rasulullah SAW berkata kepada Ummu Sinan, seorang wanita Anshar, agar apabila datang bulan Ramadhan, hendaklah ia melakukan umroh, karena nilainya setara dengan haji bersama Rasulullah SAW. (HR. Bukhari dan Muslim)

11. Memperbanyak Mengucapkan Kalimat Thayyibah, Istighfar, dan memohon kepada Allah SWT agar Terhindar dari Api Neraka dan Masuk kedalam SurgaNya

Rasulullah Saw. bersabda, “Perbanyaklah di bulan ini empat perkara. Dua perkara dapat mendatangkan keridhaan Tuhanmu, dan yang dua lagi kamu pasti memerlukannya. Dua perkara yang mendatangkan keridhaan Allah yaitu, hendaknya kalian membaca kalimat thayyibah dan istighfar sebanyak-banyaknya. Dan dua perkara yang kita pasti memerlukannya, yaitu hendaknya kamu memohon kepada-Nya untuk masuk surga dan berlindung kepada-Nya dari api neraka Jahanam.” (HR. Ibnu Khuzaimah).

Lakukanlah sebelas amalan diatas dengan baik, khyusuk, dan berlanjut selama bulan Ramadhan. Insya Allah, ibadah Anda di bulan Ramadhan kali ini akan lebih sempurna dan berkah dari sebelumnya.

Barokallah

Silahkan bagikan artikel ini apabila bermanfaat.

94 total views, 1 views today

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :