Bukan Keris Namanya Jika tidak Berkhodam

Seperti yang Anda ketahui, keris merupakan sebuah senjata pusaka para ksatria jawa masa lalu. Yang begitu dikagumi dari sebilah keris adalah karena adanya nilai seni yang begitu artistik yang dibalut dalam suatu bentuk kebudayaan yang khas pada jamannya.

Itulah salah satunya. Namun apa yang benar-benar begitu diminati adalah  Khodam yang bersemayam pada keris tersebut. Adanya khodam mampu melengkapi unsur dari suatu keris pusaka. Bahkan tidak sedikit orang beranggapan bahwa “bila tidak ada khodam maka bukan keris namanya”.

Keberadaan khodam pun banyak sekali ditanyakan dan sesekali meminta untuk dibuktikan bahwa keris tersebut benar-benar bersemayam khodam. Ya, itu pertanyaan yang sangat sering sekali diajukan pada saya.

Suatu saat saya pernah memberikan penjelasan yang panjang tentang keberadaan khodam di salah satu keris saya. Namun apa yang terjadi, lagi-lagi mereka meminta untuk dibuktikan. Karena memang suatu teori itu harus ada pembuktian. Untuk itulah saya membuat satu video yang dapat memberikan suatu bukti pada mereka. Sehingga apabila ditanya lagi, saya tidak perlu menjelaskannya secara detail tapi mereka cukup dengan melihat video dibawah ini.

Bentuk khodam bermacam-macam. Biasanya untuk keris pusaka khodamnya adalah penjaga atau pendamping tuannya. Salah satu contoh adalah kujang pusaka, kujang pusaka memiliki khodam yang berwujud macan putih. Macan putih itu mendampingi, menjaga, mengabdi, dan memberikan kekuatannya pada Sri Baduga Maharaja Prabu Siliwangi.

Lalu untuk apa khodam itu?

Benar sekali, seperti yang kita ketahui khodam mempunyai pengaruh pada sang pemilik keris. Pengaruh macan putih sebagai pendamping prabu Siliwangi memberikannya kekuatan yang sangat kuat yang mampu membuatnya berkuasa dalam kedigdayaannya. Pada masa sekarang pengaruh khodam disebut sebagai tuah. Tuah keris pusaka yang berkhodam dapat dimanfaatkan dalam berbagai urusan didunia, namun juga tidak sedikit yang dimanfaatkan untuk mengatasi permasalahan hidup.

Disisi lain, ada banyak orang yang memiliki keris namun tidak berkhodam atau tidak tahu kerisnya berkhodam apa tidak. Karena sejatinya orang golongan ini tidak peduli dengan khodam, mereka merasa puas dengan menikmati nilai estetik Seni dan Budaya dari Keris itu sendiri. Disisi lainnya lagi, Keris menjadi obyek penelitian para arkeolog demi menuntaskan cerita tua yang belum sempat terselesaikan.

Pada intinya, berkhodam atau tidaknya keris pusaka. Keris Pusaka tetaplah sebuah senjata mahakarya empu yang dengannya kita mendapatkan suatu pelajaran dan manfaat mulai dari coretan sejarah pada masanya, kesenian dan budaya yang dibawanya, hingga spiritualitasnya yang begitu agung mampu berpengaruh pada hidup kita.

Apabila Anda ingin melihat seperti apa Keris Pusaka yang bernilai seni tinggi dan berkhodam itu, Anda dapat melihat koleksi saya disini.

175 total views, 2 views today

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :