Cara Merawat Bulu Perindu Agar Energi Tetap Awet, Khasiat Tetap Maksimal

Cara Merawat Bulu Perindu Agar Energi Tetap Awet, Khasiat Tetap Maksimal – Meski energi di dalam sepasang bulu perindu asli sangatlah besar namun bukan berarti energinya tetap abadi. Energi pengasihan di dalamnya bisa saja berkurang atau dalam istilah spiritualnya adalah terkontaminasi dengan energi aura negatif. Maka dari itulah, anda yang memiliki sarana Bulu Perindu atau bahkan Anda yang berniat menggunakan sarana bulu perindu ini wajib tahu bagaimana cara merawat bulu perindu. Hal ini penting dilakukan agar khasiat pengasihan / tuah di dalamnya tetap maksimal.

Sebenarnya bulu perindu yang asli yang memang diolah oleh Pakar Spiritual hebat sebelumnya sudah dikunci energinya, tapi ada beberapa hal/ penyebab penguncian tersebut dapat diterobos oleh aura negatif. Biasanya adalah karena sering dibawa ke tempat tempat yang kotor/ najis atau tempat yang memiliki aura warna hitam. Sehebat apapun energi dalam bulu perindu mampu diserap oleh aura negatif, maka dari itu perlu cara merawat bulu perindu yang maksimal.

Kang Masrukhan, seorang Pakar ilmu spiritual asal Kudus Jawa Tengah misalnya, beliau menginformasikan kepada kami bahwa setidaknya ada 5 cara merawat bulu perindu sehingga energinya di dalamnya tetap awet dan khasiatnya pun bekerja maksimal. 5 Cara tersebut diantaranya sebagai berikut.


BACA JUGA :


5 Cara Merawat Bulu Perindu Agar Tuahnya Tetap Maksimal

  1. Jangan dibawa ke tempat najis/ kotor

Cara Merawat Bulu Perindu yang pertama yaitu jagalah dari tempat tempat yang najis atau kotor. Misalnya janganlah Anda bawa ke WC/ Toilet serta kamar mandi. Jangan Anda Bawa ke tempat tempat yang banyak digunakan untuk berbuat maksiat seperti tempat karaoke, ke tempat prostitusi dan tempat tempat lain yang banyak mengandung aura negatif.

  1. Simpan di Tempat aman, tertutup dan bersih

Jika Anda memiliki sepasang sarana pengasihan bulu perindu ada baiknya jika Anda selalu menyimpannya di tempat bersih, misalnya tetap letakkan dalam dompet, letakkan bawah bantal Anda tidur, di dalam peti kecil yang khusus Anda siapkan untuk itu dan juga bisa disimpan di dalam laci meja. Ingatlah, jangan membiarkannya berserakan atau tidak terurus setelah Anda mengambil khasiat dan manfaatnya.

  1. Jangan bawa Bulu Perindu saat Melayat/ pergi ke rumah duka

Cara Merawat Bulu Perindu selanjutnya yaitu janganlah membawa bulu perindu saat Anda melayat ke orang meninggal. Hal ini dapat mengurangi energi di dalam bulu perindu. Tidak jelas dikatakan Kang Masrukhan tentang alasannya tapi beliau melarang keras para pengguna bulu perindu membawa sarana pengasihan ini ke rumah duka.

  1. Olesi dengan Minyak Misik

Jika Anda ingin energi dalam bulu perindu sangat awet, maka sangat dianjurkan untuk mengolesinya dengan minyak misik atau minyak 1000 bunga juga biasa digunakan. Caranya mudah, Anda tinggal letakkan sepasang bulu perindu di atas cawan lalu semprotkan/ tetesi dengan minyak misik / minyak 1000 bunga kemudian bacakan doa afirmasi 3 kali dan mantra bulu perindu sebanyak 33 kali. Lalu simpan lagi di tempat aman bersih dan layak.

  1. Jauhkan dari Barang Haram

Selain tidak boleh digunakan saat memasuki WC, Bulu Perindu juga harus dijauhkan dari barang-barang yang sifatnya haram menurut hukum islam sesuai dengan tata cara merawat Bulu Perindu yang benar. Barang-barang yang hukumnya haram cenderung memiliki energi negatif yang cukup tinggi sehingga bisa mengganggu kestabilan energi dalam Bulu Perindu termasuk mengurangi atau bahkan menghilangkan khasiat dan manfaat dari Bulu Perindu.

Itulah 5 cara merawat bulu perindu yang dapat kami sampaikan semoga bermanfaat untuk Anda. BAROKALLAH.

Bagi Anda yang ingin menggunakan Bulu Perindu tanpa harus merawatnya dengan minyak, maka Anda bisa menggunakan MINYAK BULU PERINDU, sarana parfum/ minyak wangi sebagai sarana pengasihan yang praktis dan siap pakai. Tanpa Pantangan, tanpa syarat dan tanpa ritual apapun. Silahkan kunjungi : www.ilmupengasihan.com

78 total views, 1 views today

Incoming search terms:

cara menyatukan bulu perindu dengan pemiliknya

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :