Ruwatan Jodoh Bersama Kang Masrukhan

Ruwatan Jodoh Bersama Kang MasrukhanRuwatan memiliki kata dasar ruwat yang berasal dari istilah ngaruati, artinya menjaga dari kecelakaan Dewa Batara (versi cerita Jawa). Memang banyak sekali pengertian serta versi cerita yang beredar di masyarakat. Akan tetapi secara keseluruhan dan secara umum ruwatan merupakan sebuah upacara spiritual yang memiliki tujuan untuk melenyapkan, menyingkirkan atau juga menangkal segala macam sengkala atau kesialan. Kesialan ini juga bisa berbentuk energi negatif (bisa juga ilmu hitam) yang menyelubungi tubuh seseorang yang hendak diruwat.

Dalam cerita pewayangan, mengisahkan lakon Murwakala yang isi pokoknya adalah masalah pensucian dari seorang dewa yang telah ternoda agar menjadi suci kembali. Inilah awal mula berkembangnya ruwatan di tanah Jawa. Menurut tradisi tanah Jawa, seseorang yang keberadaannya dianggap mengalami nandang sukerto / berada dalam dosa maka satu-satunya jalan untuk membuang kesialan adalah disucikan kembali. Mensucikan kembali perlu dilakukan dengan upacara spiritual khusus yaitu ruwatan yang sampai sekarang ini kita kenal.

Dalam masyarakat Jawa, ritual ruwatan dibedakan atas tiga golongan yaitu :

  1. Ritual ruwatan untuk diri sendiri
  2. Ritual ruwatan untuk lingkungan
  3. Ritual ruwatan untuk wilayah

Dan yang akan dibahas oleh Kang Masrukhan ini adalah ritual untuk meruwat diri sendiri atau perseorangan, khususnya ruwatan jodoh. Ruwatan untuk diri sendiri ada beberapa macam, diantaranya untuk buang sial, untuk mendatangkan jodoh atau ruwatan jodoh, untuk kerezekian, untuk kesehatan dan lain sebagainya. Secara terperinci dapat dijelaskan dalam beberapa manfaat ruwatan, sebagai berikut :

  • Ruwatan berguna untuk membuang, melenyapkan dan menangkal segala kesialan. Kesialan tersebut meliputi kesialan dalam usaha, jodoh, asmara, rumah tangga, kerezekian, kesehatan, dan lain lain.
  • Ruwatan juga berguna sebagai sarana batin untuk membuang selubung energi negatif yang ada dalam tubuh. Energi negatif bisa berasal dari dalam dan dari luar diri manusia. energi negatif yang berasal dari dalam dapat berupa sifat negatif dan pikiran-pikiran negatif. Sedangkan energi negatif yang berasal dari luar tubuh manusia misalnya gendam, pelet, santet dan ilmu hitam lainnya yang sengaja dikirim seseorang untuk mencelakai targetnya.
  • Ruwatan juga berguna untuk orang yang amat sulit mendapatkan jodoh atau yang selalu sial dalam percintaan. Melakukan ruwatan sengakala bisa menjadi solusi yang tepat bagi anda untuk membersihkan segala pengaruh negatif yang menghalangi diri anda mendapatkan jodoh idaman.
  • Ruwatan bahkan bisa dilakukan juga bagi orang-orang yang merasa sudah giat bekerja namun hasil yang diperoleh tidak maksimal. Upacara ruwatan dipercaya mampu mengatasi selubung negatif yang menghambat kelancaran rezeki anda
  • Ruwatan bisa juga dilakukan pada seorang anak yang bandel, nakal dan suka membantah orang tua. Dengan adanya upacara spiritual berupa ruwatan, selubung negatif dalam diri anak tersebut yang menyebabkan sikap bandel dan nakal dapat dibuang.
  • Bahkan yang sangat luar biasa adalah bahwa ruwatan dipercaya bisa membuang selubung negatif yang ada dalam diri seseornag yang menyebabkan ia selalu dirundung penyakit dalam hidupnya. Meski sudah berobat kemana saja, penyakit yang ia derita tak kunjung sembuh. Nah, bila sudah berada dalam kondisi yang seperti ini bisa jadi hal tersebut bukan penyakit fisik tapi penyakit karena kesialan. Dan ini bisa dihilangkan dengan ritual ruwatan.

Masih banyak lagi manfaat dari ruwatan yang tidak bisa disebutkan semuanya disini.

Kang Masrukhan hanya ingin menegaskan bahwa ruwatan untuk mendapatkan jodoh idaman (ruwatan jodoh) sebenarnya sudah sangat lama dilakukan. Dari jaman dulu hingga sekarang ruwatan menjadi jalan alternatif untuk memperlancar jodoh.

Kesialan  yang ada dalam diri manusia dipercaya timbul dari sedulur papat limo pancer atau sebagai pemicunya berasal dari kekuatan lain (makhluk halus). Bertempat keberadaan sedulur papat ini dapat dilakukan pendeteksian. Pendeteksian ini didasarkan pada perhitungan (petungan) Jawa yaitu : Ha: 1, Na: 2, Ca: 3, Ra: 4 dan seterusnya. Pendeteksian dilakukan dengan menjumlah neptu orang tuanya dengan neptu dari orang yang akan melakukan ritual ini. Jumlah keduanya kemudian dibagi 9 dan diambil sisanya. Berikut arti dari jumlah sisanya, jika sisa :

  1. Kesialan Bersemayam di sebelah kiri-kanan mata kanan
  2. Kesialan Bersemayam di sebelah kiri-kana mata kiri
  3. Kesialan Bersemayam di telinga kanan
  4. Kesialan Bersemayam di telinga kiri
  5. Kesialan Bersemayam di sebelah hidung kanan
  6. Kesialan Bersemayam di sebelah hidung kiri
  7. Kesialan Bersemayam di mulut
  8. Kesialan Bersemayam di sekeliling pusar
  9. Kesialan Bersemayam di kemaluan.

Sehingga ruwatan bisa difokuskan pada tempat bersemayamnya kesialan tersebut.

Biasanya, ilmu kejawen memberikan beberapa persyaratan untuk melakukan ritual ruwatan ini. sebagai syarat dari ritual ini adalah mengambil sedikit darah di sekitar tempat keberadaan bersemayamnya. Darah ini akan dilabuh (dilarung). Cara mengambil darah ini adalah dengan mengunakan duri yang kemudian dioleskan pada kapas puti. Duri dan kapas nantinya akan dilabuh bersama-sama dengan syarat yang lain, berupa :

  1. Beras 4 kg
  2. Slawat 1 Dirham (uang senilai emas  1 gram)
  3. Ayam
  4. Teklek (sandal dari kayu, atau bisa digantikan sandal biasa)
  5. Benang Lawe satu gulung
  6. Telur ayam yang baru saja keluar (belum ada sehari)
  7. Gula setangkep (gula Jawa satu pasang), gula pasir 1 kg
  8. Kelapa 1 buah.

Kalau dipikir, di jaman yang serba modern seperti sekarang ini sangat ribet dan tidak praktis. Orang akan malas melakukan ruwatan bila syarat yang diajukan sedemikian rupa. Maka dari itu, Kang Masrukhan memperkenalkan cara yang lebih praktis untuk melakukan ruwatan yaitu dengan memanfaatkan energi alam yang beliau kumpulkan baik dari dalam maupun lingkungan sekitar. Energi alam adalah energi yang bisa disinergikan dengan tubuh manusia dalam hal mendatangkan kebaikan. Energi yang diambil dari alam yang baik, yang terpelihara dan dianggap suci memiliki daya tarik positif dan bisa dimanfaatkan.

Mau tau lebih jauh tentang ruwatan? Klik disini

133 total views, 1 views today

Bagikan informasi ke teman/kerabat melalui :

Leave a Reply

Your email address will not be published.